TAC Surabaya
Site menu
Section categories
News [10]
News Media
SEO [0]
SEO Media
Otomotif [10]
Otomotif Media
Survey [0]
Survey 2016
Our poll
Rate my site
Total of answers: 25
Chat Box
200
Statistics

Total online: 1
Guests: 1
Users: 0
Home » 2013 » November » 6 » TAC Road to Pulau Madura dan Pulau Talango 2013
0:53 AM
TAC Road to Pulau Madura dan Pulau Talango 2013
Madura salah satu pulau yang ada di jawa timur kaya akan semua hal mulai dari suku,bahasa,makanan khas dan lainya, di hari Senin 4 Nopember 2013 TVS Apace Community Surabaya mengeliling madura plus Pulau Talango yang terletak di ujung timur bagian selatan pulau madura  rute awal yang akan di lewati mulai dari Jembatan Suramadu dan Pesisir Selatan Pulau Madur  sampai di Dermaga penyebrangan ke Pulau Talango, setelah kepulau talango dilanjut menuju sisi timur pulau madura dan kembali melalui Jalur Pesisi Utara Pulau madura yang di AKhiri di Penyebarangan Pelabuhan Kamal Madura ke Ujung Surabaya.

Perjalanan di Mulai pad a Pukul 19.30 masuk di Jembatan Suramadu. Jembatan Suramadu Merupakan Jalur Alternatif Menuju Pulau Madura pada sisi selatan, yang mulai dibuka pada tahun 2009 dengan panjang 5.438 m yang menghubungkan Pulau Jawa (surabaya) dengan Pulau Madura pada malam hari Jembatan ini begitu indah dihiasi lampu-lampu pada setiap sisinya dan pada tiang pemancang dengan lampu warna warni, namun keindahan tersbut hanya bisa dilhat pada jarak lebih dari 5km dimalam hari misalnya bisa dilihat dari Kapal atau Pelabuhan Ujung pada sisi Utara Jembatan Suramadu, selain itu beberapa Gedung Tinggi di Kota Surabaya Misalnya Lantai 25 Hotel Garden Palace Surabaya untuk melawati jembatan ini cukup membayar dengan uang 3000  sepeda motor dan 30000 Mobil Pribadi, Anggota TAC yang semula berencana berangkat sebanyak 3 orang kemudian 4 orang lainnya ternyata ikut bergabung. setelah melewati jembatan suramadu Kamipun menuju Kota Pamekasan yang terletak disisi Selatan bagian tengah Pulau Madura. Kota Pamekasan merupakan Kota besar dipulau madura dipamekasan kami beristirhat disana hingga Pukul 21.00 sekitar 30 menitkami melanjutkan perjalanan menuju kota Sumenep. sepanjang perjalanan antara pamekasan dan sumenep kami menjumpai beberapa Pesta rakyat Madura yang sedang merayakan Malam Tahun Baru Islam. dengan kesenian Tradisional setempat. setalah kurang lebih 2 jam kamipun tiba di Kota 

Sumenep tepatnya di taman atau Alun-Alun Kota Sumenep pada saat itu kami melihat jam menunjukkan pukul 23.30 karena sudah kelelahan team Expedisi Pulau Madura dan Pulau Talango beristirahat sambil menikmati makanan yanga da disana, kebetulan kami menjumpai Penjual Makanan Kas Kediri/Nganjuk Yaitu Tahu Lontong, makan yang mirip dengan Tahu Tek Surabaya namun Tidak ada Kuahnya Hanya Tahu Lontong dan Bumbu Kacang, kamipun berbincang2 dengan pedagang makanan tersebut yang ternyata berasal dari Nganjuk  yang sudah tinggal dimadura sejak tahun 70an. Orang madura memang terkenal Keras dan Pengelan.. Namun bukan berarti tidak bisa menerima masyarakat dari daerrah lain. setalah cukup beristirahat sekitar1 jam kamipun melanjutkan perjalanan dengan Tujuan dermaga penyeberangan menuju Pulau Talango. dalam perjalanan tersebut kami ertemu dengan Anggota Komunitas Motor Matic Yamaha Mio Pamekasan Bro Domi yang menyambut baik kami dan mengantarkan sampai di Dermaga Penyebrangan ke Pulau Talango sampainya disana Kami dan Bro Domi dari Komunitas Motor Matic berbincang2 dan akhirnya Bro domi memtuskan untuk mengantar Kami Ke Sebuah pantai yang berada dipulau Talango esok harinya. karena pada malam tersebut Kapal Penyebrangan Resmi Belom beroperasi. baru pukul 8 Pagi kapal tersebut beroperasi. 

Pulau Talango atau Talango Aeng adalah sebuah pulau kecil di antara gugusan pulau-pulau di sebelah timur Pulau Madura. Secara administratif, pulau ini termasuk wilayah Kecamatan Raas, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Raas sendiri merupakan nama sebuah pulau yang berada di sebelah barat daya Pulau Talango Aeng. Sumber (http://id.wikipedia.org/wiki/Pulau_Talango_Aeng) dipulau Talango terdapat Objek Wisata Religi yaitu Asta Yusuf atau yang dikenal Makam Sayyid Yusuf ebuah pesarean atau makam seorang ulama (wali) yang terletak di Desa Talango, Kecamatan Talango, Pulau Talango.

Beberapa ratus meter setelah dermaga penyebrangan. Konon, Asta Sayyid Yusuf ditemukan oleh Raja Sumenep, Sri Sultan Abdurrahman Pangkutaningrat saat ingin berangkat ke Pulau Bali sekitar tahun 1791 atau 1212 H. Dalam perjalanannya itu, Sri Sultan bersama pengikutnya dikejutkan dengan sebuah cahaya. Penasaran, Sri Sultan kemudian mendatangi jatuhnya sinar tersebut. Setibanya di lokasi, terdapat sebuah kuburan baru. Tidak lama, Sri Sultan bermunajat kepada Tuhan meminta petunjuk tentang kuburan tersebut, lantas secara tibatiba jatuh selembar daun yang bertuliskan ”Sayyid Maulana Yusuf Bin Ali Bin Abdullah Al- Hasani”. Nama tersebut oleh Sri Sultan ditulis di batu nisan kuburan baru tersebut.Hingga kini, makam tersebut diyakini sebagai kuburan seorang waliyullah (kekasih Allah) yang memiliki karomah tinggi. Sehingga, makam tersebut setiap harinya tidak pernah sepi pengunjung. Baik lokal maupun nasional, bahkan dari mancanegara. Ooops... melanjutkan cerita perjalanan Kami.. Pada Pukul 8 Pagi Kamipuna mulai berangkat naik Kapa Fery bersama Bro Domi yang siap mengantarkami keliling Pulau Talango dan beberap Tempat di Madura.Tarif Penyebrangan dengan Kapal Fery Cukup Murah Hanya 3000 Per orang Termasuk Motor. tujuan Terakhir Kami dipulau talango adalah sebuah Pantai yang cukup indah Namn Gersang disekitarnya .. 

Pulau Madura dan Talango memang terkenal Gersangnya. dilihat sepanjang jalanan tidak banyak tumbuhan2 hijau yang tumbuh disana. dipantai tersebut terdapat sebuah makam yang di bangun rapi beserta joglonya. namu kami mencoba mencari petunjuk mengenai makam tersebut dengan melihat batu nisan dan sekelilingnya tidak terdapat Tulisan apapun mengenai makam tersebut. dilihat dari bentuknya dan bangunan disekkitarnya makam tersebut adalah makam Keramat Bagi masyarakat sekitarnya. 

setelah hampir 1 jam Kami menikmati Indahnya Pantai tersbut lalu Kami kembali ke dermaga penyebrangan untuk menuju Pulau Madura dan  tujuan selanjutnya adalah Pantai Lombang Masih bersama Bro Domi dari Komunitas Matic Pamekasan Kami Melanjutkan Perjalanan  tersebut. Hingga Sampailah di Lokasi Pantai Lombang untuk Tarif Masuk Lagi2 Hanya sebesar 2000 untuk Orang Dewasa dan 3000 Untuk Motor,


Pantai Lombang adalah salah satu pantai yang terletak di kabupaten Sumenep, Madura. Pantai ini tepatnya terletak di sebelah timur Sumenep, kira-kira 25km dari Kota Sumenep tepatnya di Kecamatan Batang-Batang. Pantai Lombang merupakan salah satu wisata alam unggulan di Bumi Sumekar. Di pantai ini, selain deburan ombak yang cukup tenang dan pasir putih yang sangat halus, kamipun disuguhi dengan rimbunnya pohon cemara udang yang berjajar mengikuti garis bibir pantai.


Cemara Udang adalah endemi tumbuhan khas dari pantai ini, konon menurut sebagian besar masyarakat tumbuhan ini hanya tumbuh di Pantai Lombang dan beberapa pantai di perairan laut Tiongkok. Sejarah penyebaran pohon cemara udang di wilayah perairan Sumenep erat kaitannya dengan ekspedisi besar kekaisaran negeri Tiongkok dalam mengarungi perairan nusantara pada abad 15 yang dipimpin oleh Jenderal The Ho (Sampo Thai Kam), Jenderal Ma’huan dan Jenderal Ong Keng Hong, ketiganya juga dikenal dengan sebutan SAM PO TOA LANG yang artinya Tiga Pendekar Besar dan dalam logat Jawa kuno dikenal dengan nama Dempo Awang. tidak lengkap jika ke Pantai tidak berenang di Air laut, tanpa persiapan sebelumnya... Kami ber 7 pun mencoba untuk berjalan ke pantai dan berenang di air laut denganombak yang tenang dan Pasir yang Lembut. tak terasa 2 jam menikmati Pantai Lobang kami pun berkemas untuk melanjutkan perjalanan mengelilingi Pulau Madura kali ini tujuan kami adalah kembali ke Surabaya Namun Melalu JalurPesisir Utara Pulau Madura dengan di Antar Bro Domi menuju Jalan Besar hingga akhirnya Kami Harus Berpisah dengan Bro Domi yang dengan Sukarela dan semangat Brotherhoodnya Mengantar Kami mengelilingi Beberapa tempat di Pulau Madura dan Talango, Meskipun Kami berbeda Jenis Motor, Namun Bro Domi dan Kami Tidak Memandang Perbedaan Karena Kami dan Bro DOmi adalah Seoarang Brotherhood. yang tidak membeda bedakan Siapa dan apa Merek Kendaraan yang ditunggangi dan dari komunitas mana. Semangat Brotherhood Untuk menjalin Tali Persaudaraan. Yupssss... dilanjut setelah berpisah Kami Melanjutkan perjalanan Menuju Pelabuhan Kamal. dengan waktu tempuh kira2 4 jam dari Pantai Lombang. dari Total Perjalanan Kami mengelilingi Pulau madura dan Talango Start dari Jembatan Suramadu dan kembali melalui Pelabuhan Kamal adalah 460Km. Demikain Cerita Perjalanan Expedisi Kami TAC Surabaya Selalu menjunjung Tinggi Semangat Brotherhood yang tidak membeda bedakan Jenis Kendaraan dan dari mana asalnya.   
Views: 1552 | Added by: Admin | Tags: TVS Motor, Expedisi Pulau Madura, Expedisi Pulau Talango, Tac Surabaya | Rating: 0.0/0
Total comments: 0
Name *:
Email *:
Code *:
Log In
Search
Calendar
«  November 2013  »
SuMoTuWeThFrSa
     12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
Entries archive
Site friends
  • Official Blog
  • uCoz Community
  • FAQ
  • Textbook